Jumat, 04 November 2011

Peranan TIK dalam Bidang Pendidikan (e-education)

Peranan TIK dalam Bidang Pendidikan (e-education)
Pengembangan Tekonologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada hakekatnya ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kenyataan menunjukan TIK telah membawa perubahan penting dalam perkembangan peradaban dunia terutama ekonomi. Bahkan abad ke-21 diyakini akan menjadi abad baru yang disebut era informasi-ekonomi (digital-economic) dengan cirri khas perdagangan yang memanfaatkan peralatan elektronik (electronic commerce). Keadaan ini mengakibatkan adanya pergeseran paradigma strategis pembangunan masyarakat dunia dari era industri menuju informasi.
Dari berbagai peranan TIK salah satunya yaitu peranan Teknlogi Informasi dan Komunikasi di bidang pendidikan (e-education) tidak dapat dihindarkan lagi. Misalnya tidak mungkin lagi mengecek jumlah siswa yang hadir mengikuti pelajaran dari tahun ke tahun hanya dengan catatan di buku tahunan saja, demikian juga hasil nilai siswa yang diperoleh selama mengkuti pendidikan hanya mengandalkan buku nilai guru, leger sekolah atau buku induk sekolah , begitu pula pekerjaan sederhana apapun pekerjaan akan menjadi lebih efisien jika menggunakan computer. Pendidikan yang menggunakan sarana TIK terutama internet biasa disebut e-education
Kecenderungan dunia pendidikan di Indonesia pada masa yang mendatang hubungannya dengan perkembangan TIK sebagai berikut :
  1. Berkembangnya pendidikan terbuka dengan cara belajar jarak jauh (distance learning). Untuk menyelenggarakan pendidikan terbuka dan jarak jauh perlu dimasuka sebagai setrategi utama pendidikan jarak jauh dengan memanfaatkan teknologi internet secara maksimal dapat memberikan efektifitas dalam hal waktu, tempat bahkan meningkatkan kualitas pendidikan.
  2. Terjadinya sharing resource (berbagi sumber daya) antara lembaga pendidikan dan pelatihan .
  3. Perpustakaan dan instrument pendidikan lainnya misalnya guru dan laboratorium berfungsi sebagai fasilitator bukannya sumber informasi.
  4. Penggunaan perangkat informasi interaktif seperti CD-ROM multimedia yang secara bertahap akan menggantikan fungsi papan tulis.
Manfaat internet bagi bidang pendidikan di Indonesia antara lain akan mendapatkan akses keperpustakaan, direktori sekolah, para pakar dapat melalukan perkuliahan secara online, penyediaan sarana informasi akademik lembaga pendidikan secara online dapat melaksankan kerjasama dengan lembaga lain melalui internet serta melakukan marketing dan promosi hasil karya penelitian secara lebih efisien. Disamping itu kita dapat merancang program artificial intelegence untuk membuat sebuah model rencana pengajaran.
Perkembangan TIK di bidang pendidikan memungkinkan adanya sistem belajar jarak jauh dengan menggunakan media internet untuk menghubungan antara mahasiswa dengan dosennya. Melihat nilai mahasiswa secara online, mengecek keuangan, mengecek jadwal kuliah mengirimkan berkas tugas yang diberikan dosen. Sistem pendidikan TIK terbukti telah berhasil menurunkan angka putus sekolah dan meningkatkan nilai rata-rata ujian.
Explore posts in the same categories: Management Information Systems, Others

PENDIDIKAN JEPANG


PENDIDKAN DI JEPANG
Pendidikan sangat penting di jepang. Kebanyakan murid-murid memulai sekolah mereka dengan memasuki Taman Kanak-kanak, walaupun hal ini bukan merupakan keharusan. Jenjang pendidikan formal di mulai pada tingkat Shougakko(SD), dan tingkat Chugakko (SMP). Setelah itu para lulusan  kemudian melanjutkannya ketingkat koukou (SMA). Walaupun koukou bukan keharusan, tapi sebanyak 94% lulusan chugakkou meneruska ke tingkat ini. setelah lulus dari koukou biasanya para murid diberikan dua pilihan. Yaitu melanjutkan pendidikan ke univesitas selama empat tahu atau lembaga-lembaga pendidikan yang menawarkan pendidikan dengan jangka waktu yang lebih pendek. Sekitar satu sepertiga para lulusan menengah ke atas melanjutkan sekolah mereka ke Universitas.
Pendidikan di jepang dari tingkat Shougakko(SD), dan tingkat Chugakko (SMP) tidak dipungut biaya apapun dari para murid nya termasuk buku-buku sekolah. Hanya  koukou (SMA) yang di pungut biaya pendidikan.
Para pelajar di jepang umumnya bersekolah dari hari senin sampai jumat. Menurut peraturan pemerintah, hari  sekolah selama satu tahun sebanyak 210 hari, tapi umumnya sekolah menambahkan 30 hari selama setahun untuk kegiatan di luar kurikulum sekolah. Seperti, festifal sekolah, pertemuan olah raga dan pertemuan-pertemuan lainnya.
Setelah perang Dunia ke-II berakhir, Jepang membagi pendidikan mereka yang hampir sama dengan sistem pendidikan di indonesia. 6 tahun sekolah dasar, 3 tahun sekolah menengah pertama, dan tiga tahun sekolah menengah atas.
Awal semester pertama dimulai pada bulan april dengan 3 semester yang dipisahkan dengan liburan musim semi, di musim dingin dan liburan panjang di musim panas.
Sistem ujian juga selalu di lakukan oleh jepang. Dan biasanya ujiannya ini sangat sulit dan ketat. Untuk lulus dari ujan para pelajar jepang mengikuti kursus persiapan ujian setelah sepulang sekolah. Kurus persiapan ujian yang dikenal dengan nama Jukusangat populer di jepang. Hampir sebagian besar pelajar ikut di persiaan ujian in demi mendapatkan nilai yang sempurna.

SEJARAH PENDIDIKN JEPANG
Pendidikan formal di jepang, di adopsi dari kebudayaan cina di abad ke-6. Selama jaman Edo (1603-1867). Para daimyo (Penguasa wilayah)  bersaing untuk meraih tigkat tertinggi di dunia pendidikan demi mendapatkan kekuasaan dalam mengatur negara. Sejak kekuasaan mereka tidak berpengaruh sepanjang peperangan, mereka kemudian berkompetisi di lapangan ekonomi.
Pendidikan juga dianggap perlu bagi para elit samurai. Mereka bukan saja belajar strategi militer tapi juga dalam seni bela diri dan ilmu hitung-menghitung.Kalangan bangsawan juga merasa pendidikan perlu untuk di pelajari, demi kelancaran bisnis meka.
Diakhir jaman Edo, 90% pria dan 20% wanita terdaftar ikut mengambil pendidikan secara formal. Walaupun jepang terisolasi dari luar negri, tapi para shogun yang berkuasa tetap membeli buku-buku pelajaran dari cina dan eropa demi menambah wawasan bangsa jepang.
Saat jepang membuka dirinya di jaman Restorasi Meiji, pendidikan jepang semakin kuat dan lebih modern. Pemerintah bahkan memajukan standar pendidikan mereka dengan mengirimkan para pelajar yang memiliki prestasi untuk bersekolah di luar negri. Bukan itu saja, pertukaran pelajar (Yatoi Gaikokujin) juga di lakukan untukmemberikan pandangan berbeda bagi pelajar-pelajar jepang.
Di tahun 1890 hanya 20 tahun  sejak negara jepang membua dirinya terhadap negara lain, jepang sudah memiliki pendidikan dengan standar tinggi dan bertehnologi barat tetapi tetap berjiwa jepang.
JENJANG PENDIDIKAN JEPANG
1.       Yochien (Taman Kanak-kanak)
2.       Shougakko (SD)
3.       Chugakko (SMP)
4.       koukou (SMA)
5.       Sekolah paruh waktu